Bagi anda yang tertarik merwat burung hias jenis kacer ini , berikut ada beberapa tips yang dapat anda simak dalam perawatannya.
A. Menjnakkan burung kacer
Pada tahap awal kita harus mengenali dulu dari mana asal muasal anakan kacer kita dapat. Apakah dari hasil tangkapan hutan ataukah dari peternak. Kedua sumber asal muasal burung ini baik dari tangkapan hutan maupun dari penangkar belum tentu burung kacer tersebut jinak pada saat kita adopsi. Kalau anda mendapatkan yang sudah jinak itu tentu lebih baik. Tetapi apabila anda mendapatkan yang belum jinak ( liar / giras ) anda tidak perlu khawatir. Karena burung kacer bakalan masih anakan sehingga masih banyak kesempatan untuk membentuk serta membuatnya jadi lebih dekat dengan anda juga masih banayak waktu untuk beradaptasi dengan lingkungannya..
Burung kacer yang belum jinak ( giras ) biasanya enggan bersuara tetapi apabila tidak ada orang dia mulai bersuara.
Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat mencoba menjinakkan burung kacer yang masih liar :
1. Tempatkan burung di tempat yang tinggi, sedikit jauh darti manusia tetapi juga jangan terlalu sepi. Hal tersebut membiasakan burung terbiasa bertemu dengan manusia
2. Selain itu anda bisa juga ,meletakkannya di tanah kemudian buka setengah kerodongnya dan biarkan dia beradaptasi demngan lingkungannya
3. Sebisa mungkin hindari meletakkan burung kacer anda di tempat yang berisik atau jangan meletakkan sangkar burung di dekat TV, di dekat segala sesuatu yang berbunyi seperti mesin cuci, pompa air dan lain lain
4. Jangan mengkerodong terlalu sering sebaiknya pada siang hari anda dapat membuka kerodongnya agar burung bisa beradaptasi dengan lingkungannya
5. Pada malam hari saatnya burung istirahat , letakkan burung di tempat yang sejuk, tenang sambil diperdengarkan suara - suara masteran
6. Selain dengan metode tersebut di atas anda dapat melakukan pendekatan dengan perawatan setiap hari. Pemberian makan , memandikan bisa juga dijadikan sebagai media pendekatan dengan burung kacer bakalan kesayangan anda.
Setelah burung menjadi jinak , maka sekarang anda akan dengan mudah merawatnya. Ada hal yang perlu diperhatikan saat p[erawatan diantaranya adalah :
B. Makanan
Blogers sekalian, makanan sangatlah penting bagi pertumbuhan dan perkembangan burung kacer bakalan kesayangan anda.Burung kacer bakalan kesayangan harus dilatih memakan voer dan sesekali diberikan extra food . Melatih makan voer biasanya apabila burung tersebut didapat dari hasil penangkapan hutan. Namun apabila berasal dari penangkaran maka burung kacer bakalan sudah terbiasa makan voer.
Beberapa jenis pakan yang bisa diberikan untuk anakan antara lain , voer dengan UH atau voer yang berwarna merah.
C. Merawat agar burung gacor
Agar burung kacer kesayangan anda bisa rajin berkicau alias gacor , pemberian extra food atau makanan extra yang mengandung protein harus diperhatikan. Agan bloggers ....... makanan extra food bisa berupa cacing tanah, belalang, jangkrik, atau kroto ( = teluir semut ) bisa diberikan setiap pagi dan sore dalam jumlah yang tidak terlalu banyak
A. Menjnakkan burung kacer
Pada tahap awal kita harus mengenali dulu dari mana asal muasal anakan kacer kita dapat. Apakah dari hasil tangkapan hutan ataukah dari peternak. Kedua sumber asal muasal burung ini baik dari tangkapan hutan maupun dari penangkar belum tentu burung kacer tersebut jinak pada saat kita adopsi. Kalau anda mendapatkan yang sudah jinak itu tentu lebih baik. Tetapi apabila anda mendapatkan yang belum jinak ( liar / giras ) anda tidak perlu khawatir. Karena burung kacer bakalan masih anakan sehingga masih banyak kesempatan untuk membentuk serta membuatnya jadi lebih dekat dengan anda juga masih banayak waktu untuk beradaptasi dengan lingkungannya..
Burung kacer yang belum jinak ( giras ) biasanya enggan bersuara tetapi apabila tidak ada orang dia mulai bersuara.
Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat mencoba menjinakkan burung kacer yang masih liar :
1. Tempatkan burung di tempat yang tinggi, sedikit jauh darti manusia tetapi juga jangan terlalu sepi. Hal tersebut membiasakan burung terbiasa bertemu dengan manusia
2. Selain itu anda bisa juga ,meletakkannya di tanah kemudian buka setengah kerodongnya dan biarkan dia beradaptasi demngan lingkungannya
3. Sebisa mungkin hindari meletakkan burung kacer anda di tempat yang berisik atau jangan meletakkan sangkar burung di dekat TV, di dekat segala sesuatu yang berbunyi seperti mesin cuci, pompa air dan lain lain
4. Jangan mengkerodong terlalu sering sebaiknya pada siang hari anda dapat membuka kerodongnya agar burung bisa beradaptasi dengan lingkungannya
5. Pada malam hari saatnya burung istirahat , letakkan burung di tempat yang sejuk, tenang sambil diperdengarkan suara - suara masteran
6. Selain dengan metode tersebut di atas anda dapat melakukan pendekatan dengan perawatan setiap hari. Pemberian makan , memandikan bisa juga dijadikan sebagai media pendekatan dengan burung kacer bakalan kesayangan anda.
Setelah burung menjadi jinak , maka sekarang anda akan dengan mudah merawatnya. Ada hal yang perlu diperhatikan saat p[erawatan diantaranya adalah :
B. Makanan
Blogers sekalian, makanan sangatlah penting bagi pertumbuhan dan perkembangan burung kacer bakalan kesayangan anda.Burung kacer bakalan kesayangan harus dilatih memakan voer dan sesekali diberikan extra food . Melatih makan voer biasanya apabila burung tersebut didapat dari hasil penangkapan hutan. Namun apabila berasal dari penangkaran maka burung kacer bakalan sudah terbiasa makan voer.
Beberapa jenis pakan yang bisa diberikan untuk anakan antara lain , voer dengan UH atau voer yang berwarna merah.
C. Merawat agar burung gacor
Agar burung kacer kesayangan anda bisa rajin berkicau alias gacor , pemberian extra food atau makanan extra yang mengandung protein harus diperhatikan. Agan bloggers ....... makanan extra food bisa berupa cacing tanah, belalang, jangkrik, atau kroto ( = teluir semut ) bisa diberikan setiap pagi dan sore dalam jumlah yang tidak terlalu banyak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar